idul_adha_by_mancai-d32wz0v

=============== ”Hidup adalah sebuah pencarian. Labuhkan pencarian hidupmu hanya pada Yang Maha Kekal meski penuh pengorbanan. Layaknya pencarian dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang hanif. Selamat hari raya Idul Adha 2014.” ===============

IPB sejak lama memiliki komitmen besar dalam pengembangan Teknologi Komunikasi dan Informasi (Information and Communication Technology – ICT), di antaranya dengan membangun IPBNet, sebutan bagi jaringan komputer di lingkungan IPB. Jaringan ini pada awalnya dikembangkan pada akhir tahun 1994 dan terbatas di gedung Rektorat Kampus IPB Darmaga untuk kepentingan administrasi internal IPB. Koneksi Internet dimulai pada awal tahun melalui kerja sama dengan beberapa penyedia jasa internet (Internet Service Provider – ISP) seperti Indonet (1995-1996) untuk koneksi internet di gedung rektorat melalui koneksi dial-up, Wasantara (1997) untuk koneksi internet di LSI-Rektorat-Fateta melalui koneksi VSAT LSI IPB, dan PT. Telkom (Juli 2000 – sekarang) untuk koneksi seluruh IPB (rektorat, fakultas, departemen, unit kerja) melalui koneksi LC UPT Puskom IPB.

Komitmen IPB untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan teknologi komunikasi dan multimedia tetap konsisten. Melalui KPSI, IPB secara bertahap terus melakukan berbagai pengembangan infrastruktur baik untuk koneksi intranet (fakultas, departemen, dan unit kerja di IPB) maupun internet. Pengembangan ini dimaksudkan dalam rangka mengintegrasikan seluruh unit kerja di kampus IPB Darmaga dan mengimplementasikan program SADAR (Sentralisasi Administrasi Desentralisasi Akademik dan Riset) IPB yang merupakan salah satu program Rektor untuk peningkatan kinerja IPB. Sejak pertengahan 2002, IPBNet mengimplementasikan teknologi Wireless untuk menghubungkan jaringan internal IPB dan 2 (dua) koneksitas ke internet dengan masing-masing koneksi memiliki kecepatan 256 Kbps. Koneksi internet tersebut dibangun untuk keperluan seluruh unit kerja IPB dan Cyber Mahasiswa. Mengingat kebutuhan akan teknologi informasi di IPB semakin tinggi dan kondisi keamanan maupun kehandalan sangat dominan, pada awal tahun 2004 ini IPB melakukan migrasi teknologi, dari teknologi wireless ke Fiber Optik (FO).

Dengan dibangunnya infrastruktur backbone FO, saat ini IPBNet memiliki kecepatan transmisi data 1000 Mbps (1 Gbps) yang menghubungkan gedung Rektorat (sebagai jaringan IPB Pusat) dengan Fakultas, Departemen, dan Unit Kerja di IPB. Selain itu, dengan backbone FO ini, IPB dapat melakukan: (1) komunikasi data dan suara dengan lebih baik, handal, dan cepat; (2) mempercepat implementasi program SADAR IPB; (3) Internet Terpusat (yang rencananya juga akan mengalami peningkatan bandwidth dari 256 Kbps menjadi 1 s/d 2 Mbps); (4) komunikasi suara (telepon/PBX) terpusat; dan (5) video/teleconference. Semua itu akan dilakukan dengan tetap berpegang pada rencana strategis pengembangan TI IPB yang telah disusun sebelumnya, dan dikenal dengan nama JAIPONG, Jaringan Institut Pertanian bOgor teriNteGrasi.

Institut pertanian bogor adalah lembaga pendidikan tinggi. Demi kelancaran pelaksanaan beberapa kegiatan pemantapan akademik dibentuklah KPSI – IPB sebagai unit kerja yang melaksanakan beberapa kegiatan yang meliputi aspek sebagai berikut, yaitu mengumpulkan, mengelola, dan menyimpan data informasi guna melayani kepada program pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.

Melalui Ketetapan MWA No.77/MWA-IPB/2008 telah disahkan Struktur Organisasi IPB dan telah dibentuk unsur pelaksana administrasi dan sekretariat institut ditingkat institut (Direktorat, Kantor dan Sekretaris Eksekutif) yang baru dan SK Rektor No. 023/I3/OT/2008 tentang Perubahan Nama dan Penghapusan Satuan Kerja Pelaksana Administrasi Tingkat Institut di Lingkunagn Institut Pertanian Bogor maka telah dilakukan perubahan nama dari Kantor Pengembangan Sistem Informasi (KPSI) menjadi Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) dengan tupoksi yang ditetapkan pada SK Rektor No. 170/I3/OT/2008 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat, Kantor dan Sekretarias Eksekutif IPB

Berikut ini adalah tahapan kepemimpinan di bidang ICT IPB :

Tahun 1980 bernama Departemen Komputerisasi pada jurusan Statistik Fakultas MIPA, yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir Andi Hakim Nasution.
Tahun 1985 bernama Unit Pelaksana Teknis Komputer IPB yang diketuai oleh Dr. Ir. Ahmad Ansori Matjik.
Tahun 1990 bernama Unit Pelaksana Teknis Komputer yang diketuai oleh Dr. Ir. Abdul Rauf Rambe. MSc.
Tahun 1995 bernama Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer IPB yang diketuai oleh DR. Ir. Muhammad Syamsun. MSc.
Tahun 2000 bernama Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer IPB yang diketuai oleh Ir. Julio Adisantoso. MSc.
Tahun 2001 bernama Kantor Pengembangan Sistem Informasi (KPSI) IPB yang diketuai oleh Ir. Julio Adisantoso. MSc.
Tahun 2008 bernama Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) IPB yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc.
2013 Bernama DIDSI-IPB Direktorat Integrasi Data dan sistem Informasi di ketuai oleh Dr.Ir.Idat Galih Permana, M.Sc

Thanks all

Stop Dreaming “….tidak boleh terus berlarut dalam mimpi………..dan ” Start Action ” beraksi dari sekarang untuk mewujudkan mimpi ” Good Job”

Selamat tinggal tahun 2011 dan selamat datang tahun 2012. Semangat baru, untuk menjadi yang lebih baik dari tahun kemarin syukur kepada Allah SWT dalam menyambut tahun baru 2012 terdapat ada karunia yang membentang. Jika tidak disyukuri maka hilang semua anugerah yang telah disediakan Allah SWT, awali tahun baru sebagai pribadi Khusnul Khatimah amin…..

Rasulullah saw. bersabda, “Senyummu di muka saudaramu adalah sedekah,” dan bukan “Senyummu untuk saudaramu.” Dalam hadits di atas dipakai kata “muka”, kerana pada wajah terdapat banyak indra, dan ia merupakan gambaran hakiki seorang manusia. Oleh kerananya, sebuah senyuman yang tidak terlihat oleh saudara kita, tidak akan mempunyai erti dan tidak akan berkesan.

Senyuman adalah gambaran isi hati yang menggerakkan perasaan dan memancar pada wajah seperti kilatan cahaya, seakan berbicara dan memanggil, sehingga hati yang mendengar akan terpikat.

Senyuman yang dibuat-buat tidaklah sama dengan senyuman yang tulus ikhlas. Senyuman yang dibuat-buat adalah sebuah kreasi seni, tak lebih dan sebuah plastik. Sedangkan senyuman yang tulus ikhlas adalah fitrah; ia ibarat bunga yang mekar di tangkamya, indah dipandang mata, dan harum baunya, yang menjadikan jiwa terlena dan bersimpati. Mengenai hal ini Rasulullah telah mengingatkan kepada kita dengan sabdanya,

“Kamu tidak akan dapat membahagiakan orang lain dengan hartamu, tetapi yang dapat membahagiakan mereka adalah wajah yang ceria dan akhlak yang mulia.”

Lima puluh tahun yang lalu, penemuan ilmiah menyebutkan bahwa tumbuh-tumbuhan akan semakin subur manakala berada di tempat yang di situ terdapat alunan suara berirama slow, dan tumbuh-tumbuhan itu akan merasa “gembira” tatkala pemihknya menyirami-nya dengan air yang sejuk. Namun sebaliknya, tumbuhtumbuhan itu akan “menangis” tatkala ada yang meme-tik tangkai dan bunganya.

Sabda Nabi, “Mahukah aku beritahu kamu tentang amal yang paling bersih di sisi Tuhanmu dan paling tinggi mengangkat darjatmu, dan lebih baik bagimu dari berperang melawan musuh, kamu memenggal leher mereka dan mereka pun memenggal leher kamu?” Para Sahabat menjawab, “Khabarkan kepada kami.” Rasulullah S.A.W. pun bersabda, “Zikir (ingat) kepada Allah”. (HR Hadis At-Tirmizi dan Ibnu Majah) Firman Allah, “Maka apabila kamu telah menyelesaikan solatmu, ingatlah Allah di masa berdiri, di masa duduk dan di masa berbaring.” (An-Nisa’ 103)

Selembut embun dipagi hari, tengadah tangan sepuluh jari,

ucapkan salam setulus hati, selamat menyambut bulan yang suci.